Mengembangkan Kecerdasan Anak

Pada tahun 1983 Howard Gardner menerbitkan sebuah buku yang membahas secara detil pandangannya tentang intelijensi atau kecerdasan manusia. Buku itu berjudul Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. Gardner menuliskan bahwa manusia memiliki 8 kecerdasan yang saling bekerja sama, yang kemudian populer di dunia pendidikan. Menurut penelitian Gardner, setiap anak memiliki 8 kecerdasan tersebut, namun beberapa kecerdasan yang dominan berbeda-beda pada tiap anak.

brain multiple Intelligence

Penting bagi orangtua untuk menyiapkan lingkungan rumah yang dapat mengembangkan tiap kecerdasan anak, terutama pada anak yang berusia 1 sampai 6 tahun. Berikut ini adalah ide kegiatan yang dapat dilakukan di rumah, serta peralatan yang dapat menstimulasi perkembangan kecerdasan anak:

1. Kecerdasan Linguistik (Word Smart)

Orangtua dapat mengajak anak untuk melakukan kegiatan bercerita atau mendongeng. Melakukan kegiatan atau aktivitas dengan majalah yang memiliki kegiatan interaktif juga dapat menjadi pilihan. Pada anak-anak usia batita (bawah tiga tahun), kegiatan menyusun balok alphabet dapat menjadi kegiatan yang menarik. Orangtua juga dapat melatih motorik anak sekaligus dengan kegiatan mewarnai huruf dengan gambar-gambar yang menarik.

2. Kecerdasan Logika-Matematika (Number Smart)

Ajak anak untuk mengenal perhitungan atau matematika melalui permainan, seperti misalnya permainan monopoli. Untuk anak-anak yang usianya masih lebih muda, kegiatan menghitung, memilah atau mengelompokkan benda (seperti balok, kancing, koin, manik-manik) dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan.

3. Kecerdasan Visual-Spasial (Picture Smart)

Lakukan kegiatan menggambar bersama-sama dengan anak atau ajak anggota keluarga yang lain, sehingga kegiatan menggambar dapat menjadi lebih menyenangkan. Selain menggambar, orangtua juga dapat mengajak anak bermain dengan cat warna melalui kegiatan finger painting, membuat kolase, bermain dengan tanah liat mainan. Untuk anak-anak yang usia lebih besar, bermain menyusun gambar atau puzzle dan berfoto dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus menantang bagi mereka.

4. Kecerdasan Musikal (Music Smart)

Bernyanyi atau bermain alat musik bersama dapat meningkatkan keceriaan anak dalam belajar bermusik. Tentunya orangtua juga perlu memfasilitasi anak dengan peralatan musik, seperti piano atau gitar. Kecerdasan musikal anak juga dapat ditingkatkan dengan mengajak anak untuk mendengarkan banyak jenis lagu dan menyaksikan drama musikal bersama.

5. Kecerdasan Kinestetik (Body Smart)

Kegiatan yang paling sederhana dapat dilakukan bersama-sama tentunya adalah olahraga. Lakukan kegiatan olahraga bersama anak dan jadikan kegiatan tersebut rutinitas. Peralatan sederhana yang dapat digunakan untuk berolahraga adalah sepeda dan tali untuk lompat tali. Kegiatan menarik yang dapat dilakukan untuk anak usia remaja adalah membuat kerajinan tangan, misalnya kerajinan tangan dari manik-manik atau kayu.

6. Kecerdasan Interpersonal (People Smart)

Ajak anak untuk melakukan banyak kegiatan yang melibatkan sekelompok orang atau komunitas, seperti misalnya tergabung dalam kegiatan menari tradisional atau modern. Bagi anak laki-laki, kegiatan olahraga futsal dapat menjadi pilihan menarik. Pada anak-anak usia balita (bawah lima tahun), orangtua dapat mengajak anak untuk bermain peran dengan menggunakan kostum yang bermacam-macam. Bermain panggung boneka atau teater boneka juga dapat dilakukan orangtua bersama anak.

7. Kecerdasan Intrapersonal (Self Smart)

Anak dengan kecerdasan ini memiliki kemampuan untuk melakukan introspeksi dan mengevaluasi dirinya sendiri. Anak memahami kekuatan dan kelemahan dalam dirinya, serta mampu memprediksi reaksi atau emosi orang lain di sekitarnya. Orangtua dapat membantu anak dengan mengajaknya berdiskusi tentang hal-hal yang dirasakannya, seperti misalnya mendengarkan keluhan anak. Anak juga dapat mengungkapkan perasaan dan pikirannya dengan menulis buku atau jurnal harian.

8. Kecerdasan Naturalis (Nature Smart)

Pada tahun 1995 Gardner menyatakan jika ia memiliki kesempatan untuk menulis ulang buku Frames of Mind, ia ingin menambahkan kecerdasan naturalis ini sebagai kecerdasan ke delapan bagi individu yang menyukai dunia flora dan fauna, serta mampu mendekatkan diri dengan alam. Pada anak-anak yang dominan pada kecerdasan ini, orangtua dapat mengajak anak melakukan kegiatan yang berhubungan dengan alam, seperti misalnya hiking, outbound atau berkebun. Kegiatan memelihara dan merawat binatang di rumah pun dapat mengembangkan kecerdasan anak.

 

Banyak kegiatan atau pun cara lain yang dapat orangtua lakukan untuk meningkatkan tiap kecerdasan anak. Kenali kecerdasan anak-anak Anda melalui tes psikologi atau tes bakat minat jika diperlukan. Hal penting untuk diingat oleh orangtua adalah perlunya memberikan kesempatan pada anak untuk mengembangkan 8 kecerdasan tersebut seiring dengan berjalannya perkembangan usia anak.

Berikan motivasi atau dukungan pada anak ketika mereka mampu menampilkan performa yang terbaik pada salah satu kecerdasannya. Sikap orangtua yang positif akan membantu anak mengembangkan area kecerdasannya menjadi yang terbaik.

(by: Luisa Munster, M. Psi., Psikolog)

 

 

Sumber :https://wordpress.com/read/feeds/26703217/posts/1631119257

Sejarah dan Perkembangan bahasa pemograman

Baiklah Teman Teman tanpa panjang lebar, mari kita langsung pada pembahasan sejarah dan perkembangan bahasa pemograman.

Sebelumnya anda sudah tau apa itu bahasa pemograman ??

Baiklah disini saya akan berikan gambaran apa itu bahasa pemograman, secara singkat saja.

Cara-Mematikan-Komputer-Otomatis-Di-Jaringan-LAN-Lewat-CMD

Bahasa pemograman adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer.

Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.

Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:

  1. Bahasa Mesin, yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode bahasa biner, contohnya 01100101100110
  2. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (bahasa Inggris Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kode mnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.
  3. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia (lihat contoh Bahasa Tingkat Tinggi di bawah) dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb.
  4. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb.

Sebagian besar bahasa pemrograman digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Tinggi, hanya bahasa C yang digolongkan sebagai Bahasa Tingkat Menengah dan Assembly yang merupakan Bahasa Tingkat Rendah.
Untuk melaksanakan tugas maka komputer akan diperintah oleh sebuah sistem, perintah dasar komputer ini disimpan ke dalam sebuah sistem yang disebut sebagai sistem operasi seperti DOS, Unix, Windows, Linux, Solaris dsb. Perintah-perintah tersebut tentunya menggunakan bahasa mesin yang oleh komputer hanya mengenal angka 1 dan 0 (binary) dimana angka 1 dipresentasikan sebagai sebuah wadah yang mimiliki listrik dan angka 0 tidak memiliki listrik (Tegangan).
Untuk membuat sebuah sistem dikomputer maka diperlukan sebuah alat (tools) yang kita sebut sebagai bahasa pemrograman, jadi yang terlintas dibenak kita saat ini adalah “Alat yang dibuat untuk membuat program (sistem) disebut sebagai bahasa pemrograman”, sehingga Program-Program seperti Macro/Turbo Assembly, Turbo C, Microsft Visual C++, C++ Builder, Microsoft Visual Basic, Delphi dsb digunakan untuk membuat aplikasi bukan sebagai aplikasi untuk mengolah data seperti Microsoft Excel, SPPS dsb.
Atau dapat juga dikatakan bahwa bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan pada komputer untuk melakukan tugas tertentu. Seperti juga bahasa yang digunakan manusia secara umum, bahasa pemrograman banyak sekali jenisnya.

Bahasa pemrograman dapat dikelompokkan berdasarkan tingkatan, seperti bahasa tingkat rendah (low Level), bahasa tingkat sedang (Mid Level Language), bahasa tingkat tinggi .

Berikut adalah ringkasan sejarah bahasa pemrorgraman.

Sebelum 1940
Pada jaman ini terdapat bahasa pemrograman yang pertama kali muncul sebelum adanya komputer modern, artinya bahasa pemrograman lebih tua dari komputer itu sendiri. Pada awal kemunculannya, bahasa pemrograman masih dalam bentuk kode-kode bahasa mesin. Bahasa mesin merupakan bahasa yang terdiri atas kode-kode mesin dan hanya dapat diinterpretasikan langsung oleh mesin komputer. Bahasa mesin ini tergolong bahasa tingkat rendah, karena hanya berupa kode 0 dan 1 seperti disampaikan pada bagian atas.

Periode 1940-an40

Dengan bahasa mesin ditemukan banyak kesulitan untuk pengembangan dan perbaikan pada program yang dibuat saat itu, Tahun 1940-an komputer bertenaga listrik dibuat, dengan kecepatan yang sangat terbatas dan kapasitas memori yang mencukupi untuk programmer memprogram, kemudian terciptalah bahasa assembly (Assembly language). Bahasa assembly adalah bahasa simbol dari bahasa mesin. Setiap kode bahasa mesin memiliki simbol sendiri dalam bahasa assembly. Misalnya Move untuk memindahkan isi data, ADD untuk penjumlahan, MUL untuk perkalian, SUB untuk pengurangan, dan lain-lain. Penggunaan bahasa Asembly dirasa belum sempurna karena selain sulit untuk diimplementasikan, ternyata bahasa ini juga sulit jika sang programer ingin mengembangkan program buatannya. Pada tahun 1948, Konrad Zuse mempublikasikan sebuah paper tentang bahasa pemrograman miliknya yakni Plankalkül. Bagaimanapun, bahasa tersebut tidak digunakan pada masanya dan terisolasi terhadap perkembangan bahasa pemrograman yang lain. Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang pada masa itu antara lain:
• Plankalkül (Konrad Zuse) – 1943
• ENIAC coding system – 1943
• C-10 – 1949
Periode tahun 1950-an sampai dengan tahun 1960-an50

Mulai tahun 1950 dibuatlah bahasa pemrograman modern, yang turun-temurun dan tersebar luas hingga saat ini. Bahasa ini menggunakan istilah atau reserved word yang dekat dengan bahasa manusia seperti READ untuk membaca, WRITE untuk menulis dsb. Dalam perkembangannya Bahasa Tingkat Tinggi juga terdiri dari beberapa metode pemrograman, yaitu Procedural Programing dan Object Oriented Programing. Letak perbedaannya yaitu, jika pada procedural programing program dijalankan dengan menggabungkan variable, procedure-procedure yang saling keterkaitan dan berjalan berurut, sedangkan pada OOP seluruh task dijalankan berdasarkan kedalam object.
• FORTRAN (1955), the “FORmula TRANslator”, ditemukan oleh John W. Backus dll.
• LISP, the “LISt Processor”, ditemukan oleh John McCarthy dll.
• COBOL, the COmmon Bussines Oriented Language, dibuat oleh the Short Range Commitee, dan Grace Hopper berperan sangat besar disini.

Overview:

  • • Regional Assembly Language – 1951
  • • Autocode – 1952
  • • FORTRAN – 1954
  • • FLOW-MATIC – 1955
  • • COMTRAN – 1957
  • • LISP – 1958
  • • ALGOL – 1958
  • • COBOL – 1959
  • • APL – 1962
  • • SIMULA – 1962
  • • BASIC – 1964
  • • PL/I -1964

Periode 1967-1978: Menetapkan Paradigma Fundamental
Periode diantara tahun 60-an sampai dengan 70-an membawa pengaruh yang besar dalam perkembangan bahasa pemrograman.

Kebanyakan dari pola bahasa pemrograman yang utama yang saat ini banyak digunakan:
• Simula, ditemukan pada akhir 60-an oleh Nygaard dan Dahl sebagai superset dari Algol 60, merupakan bahasa pemrograman pertama yang didesain untuk mendukun pemrograman berorientasi object.
• C, sebuah tahapan awal dari sistem bahsa pemrograman, yang dikembangkan oleh Dennis Ritchie dan Ken Thompson di Bell Labs antara tahun 1969 dan 1973.
• Smalltalk (pertengahan tahun 70-an) menyajikan desain ground-up yang lengkap dari sebuah bahasa yang berorientasi objek.
• Prolog, didesain pada tahun 1977 oleh Colmerauer, Roussel, and Kowalski, merupakan bahasa pemrograman logika yang pertama.
• ML membangun sebuah sistem polimorfis (ditemukan oleh Robin Miller pada tahun 1973) diatas sebuah Lisp, yang merintis bahasa pemrograman fungsional bertipe statis.
Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:

  • • Pascal – 1970
  • • Forth – 1970
  • • C – 1970
  • • Smaltalk – 1972
  • • Prolog – 1972
  • • ML – 1973
  • • SQL – 1978

Periode 1980-an: konsolidasi, modul, performa
1980s adalah tahun dari konsolidasi relatif. C++ dikombinasikan dengan sistem programming dan berorientasi obyek. Pemerintah Amerika Serikat menstandardisasi Ada, sebuah sistem pemrograman yang bertujuan untuk digunakan para kontraktor untuk bertahan. Di Jepang dan di tempat lain, penjumlahan luas yang telah di selidiki disebut” generasi ke lima” bahasa-bahasa yang menyatukan logika pemrograman konstruksi. Masyarakat bahasa fungsional gerak ke standarisasi ML dan Cedal. Dibandingkan dengan menemukan paradigma-paradigma baru, semua pergerakan ini menekuni gagasan-gagasan yang ditemukan di dalam dekade sebelumnya.

However, one important new trend in language design was an increased focus on programming for large-scale systems through the use of modules, or large-scale organizational units of code. Modula, Ada, and ML all developed notable module systems in the 1980s. Module systems were often wedded to generic programming constructs generics being, in essence, parameterized modules (see also parametric polymorphism).

Bagaimanapun, satu kecenderungan baru di dalam disain bahasa adalah satu fokus yang ditingkatkan di pemrograman untuk sistem besar-besaran melalui penggunaan dari modul, atau kesatuan organisasi besar-besaran dari kode. Modula, Ada, dan ML semua sistem modul terkemuka yang dikembangkan pada 1980-an.

Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:

  • • Ada – 1983
  • • C++ – 1983
  • • Eiffel – 1985
  • • Perl – 1987
  • • FL (Backus) – 1989

Periode 1990-an: Visual
Pada periode ini bahasa selain berorientasi objek juga sudah dikembangkan berbasi Visual sehingga semakin mudah untuk membuat program aplikasi, diawali oleh Python dan Microsoft Visual Basic 1 pada tahun 1991, Delphi yang dikembangkan dari Pascal for windows akhirnya pada tahun 1997 Visual Basic 5 diluncurkan dengan kemudahan koneksi ke database, OO Cobol sudah ditemukan dalam versi windows. Bagi kebanyakan programmer database tidak dapat dipungkiri bahwa era 1990an merupakan era yang paling produktif semenjak bahasa pemrogrammar diciptakan.
Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk

  • • Haskel – 1990
  • • Python – 1991
  • • Java – 1991
  • • Ruby – 1993
  • • OO Cobol
  • • Lua – 1993
  • • ANSI Common Lisp – 1994
  • • JavaScript – 1995
  • • PHP – 1995
  • • C# – 2000
  • • JavaFX Scrip, Live Script,
  • • Visual Basic

Periode 2000an hingga tulisan ini dibuat
Pada saat ini ada kecenderungan para vendor bahasa pemrograman untuk menggiring programmer hanya dengan mengggunakan produk mereka untuk membuat program meski kita sadari bahwa sulit rasanya untuk membuat program yang tangguh hanya dengan satu bahasa pemrograman, hal ini tentunya dilakukan dengan tujuan kelangsungan usaha mereka, namun terlepas dari semua itu terdapat dua konsepsi besar dalam periode ini dimana kemudahan berbasis visual sudah mulai digiring ke basis internet dan mobile, dengan bermunculan webservice dan berbasis net dan a mobile flatform.

Konsep pertama yang dicermati adalah konsepsi Microsoft dimana dengan Visual Net akan menyediakan berbagai bahasa pemrograman seperti VB Net , VC++ Net, ASP NET yang di compile dengan berbagai bahasa akan tetapi berjalan pada satu sistem operasi yakni windows. (Compile any program run one system)

Konsepsi Kedua, Merupakan konsep yang terbalik dari konsep pertama yakni apa yang ditawarkan Sun Microsystem melalui produknya Java, J2ME, JDK, yakni dicompile dengan satu bahasa pemrograman (java) dan berjalan dibanyak sistem operasi. (Compile one program running any system)

Selain itu periode ini juga merupakan jamannya CMS (Content Manajemen System), lompatan pengembangan PHP Script begitu cepat, dimana untuk membuat website atau portal telah tersedia banyak template, Banyak modul-modul yang siap pakai sehingga programmer atau webmaster tidak perlu lagi mempelajari semua script html dan bahasanya, tinggal merangkai modul yang tersedia sehingga dalam beberapa hari saja sebuah web sudah dapat dibuat. Apa yang ditawarkan Mambo, PhkNuke dan Jomla saat ini sangat memudahkan para desainer web.

Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk
• Tcl/Tk,
• O’Caml,
• Ruby,
• Phyton 3.1,
• Java 6 JDK, JED, Java Beans, J2ME
• Microsoft Visual Net (VB Net, C++ Net, ASP NET) 2008
• Java Scrip Template oleh Mambo, PhpNuke, Jomla

Sejarah pandangan pertama tiga generasi

Istilah “generasi pertama” dan “generasi kedua” bahasa pemrograman tidak digunakan sebelum coining dari istilah “generasi ketiga.” Bahkan, tak satupun dari ketiga istilah yang disebutkan dalam kompendium awal bahasa pemrograman. Pengenalan generasi ketiga dari teknologi komputer bertepatan dengan penciptaan generasi baru bahasa pemrograman. Pemasaran untuk pergeseran generasi dalam mesin tidak berkorelasi dengan beberapa perubahan penting dalam apa yang disebut tingkat tinggi bahasa pemrograman, dibahas di bawah, memberikan konten teknis untuk perbedaan kedua / ketiga-generasi antara bahasa pemrograman tingkat tinggi juga, dan mengubah nama refleks bahasa assembler sebagai generasi pertama.

Generasi Kedua

Bahasa pemrograman generasi kedua, awalnya hanya disebut bahasa pemrograman tingkat tinggi , diciptakan untuk menyederhanakan beban pemrograman dengan membuat ekspresi yang lebih seperti modus normal ekspresi pemikiran yang digunakan oleh programmer. Mereka diperkenalkan pada akhir 1950-an, dengan FORTRAN mencerminkan kebutuhan programmer ilmiah, ALGOL mencerminkan upaya untuk menghasilkan tampilan standar Eropa / Amerika.

Masalah yang paling penting yang dihadapi oleh para pengembang dari tingkat kedua bahasa adalah pelanggan meyakinkan bahwa kode yang dihasilkan oleh para penyusun dilakukan dengan baik-cukup untuk membenarkan meninggalkan pemrograman assembler. Dalam pandangan skeptisisme luas tentang kemungkinan memproduksi program efisien dengan sistem pemrograman otomatis dan fakta bahwa inefisiensi tidak bisa lagi disembunyikan, para pengembang yakin bahwa jenis sistem yang mereka ada dalam pikiran akan banyak digunakan hanya jika mereka bisa menunjukkan bahwa hal itu akan menghasilkan program hampir seefisien yang tangan kode dan melakukannya pada hampir setiap pekerjaan. Compiler FORTRAN dipandang sebagai tour de force-dalam produksi berkualitas tinggi kode, bahkan termasuk “… a Monte Carlo simulasi pelaksanaannya … sehingga dapat meminimalkan transfer barang antara toko dan indeks register.”

Generasi ketiga

Pengenalan generasi ketiga dari teknologi komputer bertepatan dengan penciptaan generasi baru bahasa pemrograman. [1] Fitur penting dari generasi ketiga bahasa adalah hardware-kemerdekaan mereka, ekspresi yaitu algoritma dengan cara yang independen dari karakteristik mesin yang algoritma akan berjalan.

Beberapa atau semua dari sejumlah perkembangan lain yang terjadi pada saat yang sama dimasukkan dalam 3GLs.

Interpretasi diperkenalkan. 3GLs Beberapa disusun , proses analog dengan penciptaan dieksekusi kode mesin lengkap dari kode assembly, perbedaan adalah bahwa dalam bahasa tingkat tinggi tidak ada lagi hubungan, satu-ke-satu, atau bahkan linier antara petunjuk source code kode mesin instruksi dan. Compiler dapat menargetkan hardware yang berbeda dengan memproduksi terjemahan yang berbeda dari perintah kode sumber yang sama.

Penafsir, di sisi lain, pada dasarnya menjalankan instruksi kode sumber itu sendiri – jika seseorang menemukan sebuah “add” instruksi, ia melakukan tambahan itu sendiri, daripada keluaran instruksi tambahan akan dieksekusi kemudian. Mesin-kemerdekaan dicapai dengan memiliki interpreter yang berbeda dalam kode mesin dari platform yang ditargetkan, yaitu penafsir itu sendiri umumnya harus dikompilasi. Interpretasi bukanlah “muka” linear, tetapi model alternatif untuk kompilasi, yang terus ada di samping, dan lainnya, baru-baru ini dikembangkan, hibrida. Lisp adalah bahasa interprepreted awal.

Para 3GLs awal, seperti Fortran dan Cobol , adalah spaghetti kode , yaitu mereka memiliki gaya yang sama dari aliran kontrol sebagai assembler dan kode mesin , membuat penggunaan berat dari goto pernyataan. pemrograman terstruktur [2] diperkenalkan model di mana program itu dilihat sebagai hirarki blok bersarang daripada daftar linear instruksi. Misalnya, programmer terstruktur adalah untuk memahami sebuah loop sebagai blok kode yang diulang, bukan perintah begitu banyak diikuti oleh melompat mundur atau goto. Pemrograman terstruktur kurang tentang kekuasaan – dalam arti satu tingkat yang lebih tinggi commannd ekspansi ke berbagai tingkat rendah yang – dari keselamatan. Pemrogram berikut ini jauh kurang rentan untuk membuat kesalahan. Pembagian kode ke blok, subrutin dan modul lainnya dengan antarmuka jelas-didefinisikan juga memiliki manfaat produktivitas dalam memungkinkan programmer banyak untuk bekerja pada satu proyek. Setelah diperkenalkan (dalam ALGOL bahasa), pemrograman terstruktur dimasukkan ke dalam hampir semua bahasa, dan dipasang dengan bahasa yang awalnya tidak memilikinya, seperti Fortran , dll

Struktur Blok juga dikaitkan dengan depresiasi variabel global , sumber kesalahan yang sama dengan goto . Sebaliknya, bahasa terstruktur diperkenalkan scoping leksikal dan manajemen penyimpanan otomatis dengan stack.

Fitur lain yang tingkat tinggi adalah pengembangan dari sistem tipe yang melampaui jenis data kode mesin yang mendasari, seperti string , array dan catatan .

Dimana 3GLs awal adalah tujuan khusus, (misalnya ilmu pengetahuan atau perdagangan) upaya telah dilakukan untuk menciptakan tujuan umum bahasa, seperti C dan Pascal . Sementara ini menikmati sukses besar, domain bahasa tertentu tidak menghilang.

Sebuah karakterisasi alternatif dari tiga generasi pertama

Karena setidaknya 1979, banyak penulis  telah menggunakan karakterisasi yang berbeda dari generasi bahasa pemrograman.

Generasi Pertama

Dalam kategorisasi ini, generasi pertama bahasa pemrograman mengacu pada angka kode mesin , yaitu petunjuk numerik secara langsung sesuai dengan petunjuk perangkat keras individu.

Awalnya, tidak ada penerjemah yang digunakan untuk mengkompilasi atau merakit sumber assembler untuk menghasilkan kode mesin numerik. Generasi pertama instruksi pemrograman yang masuk melalui switch panel depan dari sistem komputer.

Manfaat utama dari pemrograman dalam kode mesin adalah bahwa kode pengguna menulis dapat berjalan sangat cepat dan efisien, karena secara langsung dieksekusi oleh CPU . Namun, kode mesin adalah jauh lebih sulit untuk belajar dari yang lebih tinggi bahasa pemrograman generasi, dan itu jauh lebih sulit untuk mengedit jika terjadi kesalahan. Selain itu, jika instruksi perlu ditambahkan ke dalam memori di lokasi tertentu, maka semua instruksi setelah titik penyisipan perlu dipindahkan ke membuat ruang dalam memori untuk menampung instruksi baru. Melakukannya pada panel depan dengan switch bisa sangat sulit.

Generasi Kedua

Generasi kedua bahasa pemrograman mengacu pada (simbolis) bahasa assembly . Istilah ini diciptakan untuk memberikan perbedaan dari sebelumnya bahasa kode mesin dan tingkat yang lebih tinggi bahasa pemrograman generasi ketiga (3GL) seperti Fortran , COBOL dan Algol . Generasi kedua bahasa pemrograman memiliki sifat sebagai berikut:

  • Kode assembly simbolis dapat dibaca dan ditulis oleh seorang programmer. Untuk menjalankan pada komputer harus dikonversi ke dalam bentuk mesin yang dapat dibaca, proses yang disebut perakitan.
  • Bahasa adalah satu-ke-satu korespondensi dengan instruksi mesin dari keluarga prosesor tertentu dan lingkungan.

Majelis bahasa kadang-kadang digunakan dalam kernel dan driver perangkat (meskipun C umumnya digunakan untuk ini di kernel modern), tetapi lebih sering menemukan penggunaan dalam pengolahan yang sangat intensif seperti game, video editing, grafis manipulasi / render.

Salah satu metode untuk membuat kode seperti ini dengan memungkinkan compiler untuk menghasilkan mesin-dioptimalkan perakitan versi bahasa fungsi tertentu. Sumber perakitan kemudian tangan-tuned, memperoleh wawasan baik brute-force dari algoritma mesin mengoptimalkan dan kemampuan intuitif optimizer manusia.

Generasi ketiga

Generasi ketiga bahasa pemrograman (3GL) awalnya disebut semua bahasa pemrograman pada tingkat yang lebih tinggi dari perakitan. Sedangkan instruksi individu dari bahasa generasi kedua dalam satu-ke-satu korespondensi dengan instruksi mesin individu (yaitu mereka yang dekat dengan domain mesin), bahasa generasi ketiga bertujuan untuk menjadi lebih dekat ke domain manusia. Instruksi beroperasi pada tingkat, lebih tinggi abstrak, lebih dekat dengan cara berpikir manusia, dan setiap instruksi individu dapat diterjemahkan ke dalam sejumlah (besar kemungkinan) mesin-tingkat instruksi. Bahasa generasi ketiga dimaksudkan untuk lebih mudah digunakan daripada bahasa generasi kedua. Dalam rangka untuk menjalankan pada komputer yang sebenarnya, kode yang ditulis dalam bahasa generasi ketiga harus dikompilasi baik secara langsung ke dalam kode mesin, atau ke perakitan, dan kemudian dirakit. Kode yang ditulis dalam bahasa generasi ketiga umumnya dapat dikompilasi untuk dijalankan pada komputer yang berbeda menggunakan berbagai arsitektur perangkat keras.

Pertama kali diperkenalkan pada akhir 1950-an, FORTRAN , ALGOL dan COBOL adalah contoh awal dari bahasa generasi ketiga.

Bahasa generasi ketiga cenderung baik seluruhnya (atau hampir seluruhnya) independen dari hardware, seperti untuk keperluan umum bahasa seperti Pascal , Java , FORTRAN , dll, meskipun beberapa telah ditargetkan pada prosesor tertentu atau arsitektur keluarga prosesor, seperti , misalnya PL / M yang ditargetkan pada prosesor Intel, atau bahkan C , yang sebagian auto-increment dan auto-decrement idiom seperti * (c + +) berasal dari hardware PDP-11 ini yang mendukung auto-increment dan auto-decrement mode pengalamatan tidak langsung, dan di mana C pertama kali dikembangkan.

Kebanyakan “modern” bahasa ( BASIC , C , C + + , C # , Pascal , Ada , dan Jawa ) juga generasi ketiga bahasa.

Dukungan 3GLs Banyak terstruktur pemrograman .

generasi Kemudian

Awalnya, bahasa pemrograman semua pada tingkat yang lebih tinggi dari perakitan yang disebut “generasi ketiga”, tetapi kemudian, istilah “generasi keempat” diperkenalkan untuk mencoba membedakan (kemudian) bahasa deklaratif baru (seperti Prolog dan domain- spesifik bahasa) yang diklaim beroperasi pada tingkat yang lebih tinggi, dan dalam domain bahkan lebih dekat ke pengguna (misalnya pada tingkat bahasa alami) daripada asli, bahasa tingkat tinggi seperti imperatif Pascal , C , Algol , Fortran , BASIC , dan lain-lain

“Generasi” klasifikasi bahasa tingkat tinggi (generasi ke-3 dan kemudian) tidak pernah sepenuhnya tepat dan kemudian mungkin ditinggalkan, dengan klasifikasi yang lebih tepat mendapatkan penggunaan umum, seperti object-oriented , deklaratif dan fungsional. C memunculkan C + + dan kemudian Java dan C # , Lisp untuk CLOS , Ada ke Ada 2.012 , dan bahkan COBOL untuk COBOL2002 , dan bahasa baru telah muncul dalam “generasi” juga.

 

 

Sumber:https://infomaticexpo.wordpress.com/tugas-tugas-kuliah-dan-info-menarik/sejarah-dan-perkembangan-bahasa-pemograman/

Perkembangan Monitor Dari Dulu Sampai Sekarang

A.    Definisi Monitor

Monitor adalah perangkat keras yang digunakan sebagai alat output data secara grafis pada sebuah CPU, monitor juga kerap disebut sebagai layar tampilan komputer. Monitor merupakan salah satu perangkat keras (Hardware) yang digunakan sebagai penampilan output video dari pada sebuah CPU, dan kegunaannya tersebut tidak dapat dipisahkan dalam pemakaian suatu komputer, sehingga dikarenakan monitor itu sebagai penampilan gambar maka tentunya komputer sangat sulit digunakan dan bahkan sama sekali tidak dapat digunakan tanpa menggunakan monitor. Monitor disebut juga dengan VDU (Visual Display Unit).

Monitor berfungsi sebagai Output dari memori komputer atau central processing unit berupa biner. Ini harus diubah menjadi bahasa manusia dan ditampilkan kemonitor sehingga bisa dibaca oleh pengguna.

Semua monitor memiliki jenis resolusi yang digunakan untuk menampilkan gambar. Ukuran inci LCD memberitahu apa jenis resolusi yang tersedia. Sebuah layar monitor 17-inci dapat memiliki resolusi 1024×768, sedangkan layar 20-inci akan memiliki 1600×1200. Jumlah dalam inci adalah ukuran layar monitor diagonal, sementara resolusi adalah lebar pixel dengan tinggi pixel. Meskipun laptop memiliki built-in monitor, beberapa laptop tersedia dengan port S-Video, yang memungkinkan kabel S-Video untuk plug ke televisi tertentu. Ketika televisi berubah ke input yang tepat, akan bertindak sebagai cloning.

B.  Sejarah Awal Penemuan Monitor

Awal dari sejarah monitor komputer adalah dimulai dengan adanya VDT (The Video Display Terminal) yang berupa layar yang tergabung dengan keyboard dan dihubungkan ke komputer. Tahap perkembangan monitor computer pertama terjadi pada tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan dari Jerman yang bernama Heinrich Geissler.

Heinrich Geissler (1815-1879) adalah seorang ahli mesin, ahli fisika, dan peniup kaca    berkebangsaan Jerman. Ia dilaihirkan di kota Ingelshieb, German. Ayahnya adalah seorang pengrajin kaca. Ia memulai bengkel kerjanya di Bonn pada tahun 1852, pada tahun yang sama pula, Geissler bertemu dengan rekan kerjanya, Julius Plücker, seorang ahli matematika dan fisika. Bersama dengan Plucker, Geissler mengerjakan termometer dan tube kapiler.

Heinrich_Geissler

Foto Heinrich Giessler

Pada tahun 1855, Geissler dianugrahi medali emas pada pameran kelas dunia di Paris, atas kerajinan kaca miliknya yang memiliki kualitas tinggi. Pada tahun 1857, Geissler menunjukkan penemuannya berupa pompa vakum merkuri di Universitas Bonn. Pompa ini dapat digunakan untuk memompa udara keluar dari tube kaca, sehingga dapat dicapai tekanan yang sangat   rendah pada tube tersebut.

Geissler juga mengerjakan semacam instrumen yang dinamakan tabung Geissler. Tabung tersebut berupa semacam tabung kaca bertekenan rendah, yang diisi    dengan gas seperti neon atau argon, dan dihubungkan dengan anoda dan katoda. Lebih jauh lagi, Geissler bereksperimen dengan tabung dengan variasi ukuran, uap gas, cairan, dan tekanan udara. Itulah sedikit    mengenai Heinrich Geissler dimana temuannya bukan hanya monitor saja tapi banyak penemuan lainnya dimana dengan temuannya itu dapat merubah masa depan lebih baik, kembali ke pokok artikel. Kemudian Monitor CRT pertama (Cathode Ray Tube) dikembangkan untuk menerima    siaran televisi. Pengembangan tabung sinar katoda pertama yang direproduksi oleh Allen B. Du Mont (1931). Pada generasi awal komputer, belum menggunakan monitor khusus seperti sekarang ini. Komputer waktu itu terhubung dengan TV sebagai layar penampil dari pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah adalah bahwa resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horisontal pada layar. Monitor khusus untuk komputer dikeluarkan oleh IBM PC, yang pada awalnya memiliki resolusi 80 x 25 dengan kemampuan warnanya. Pada generasi berikutnya muncul mono graphics (MGA/MDA) yang memiliki 720 x   350. Selanjutnya di awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA dengan range resolusi dari 160×200 sampai 640 x 200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16 warna. Monitor EGA muncul dengan resolusi yang lebih bagus yaitu 640 x 350. Monitor jenis ini cukup stabil sampai berikutnya   munculnya generasi komputer Windows. Semua jenis monitor ini menggunakan video digital yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standard grafik yang    dimiliki. Selanjutnya dengan diperkenalkannya standard monitor VGA, tampilan grafis dari sebuah personal komputer menjadi nyata. VGA dan generasi – generasi yang berhasil sesudahnya seperti PGA, XGA, atau SVGA  merupakan standard video analog dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) dengan pewarnaan. Secara prinsip analog monitor memungkinkan penggunaan full color dengan intensitas yang tinggi. Generasi monitor selanjutnya adalah teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT, tetapi menggunakan sejenis Kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.

Kemudian perkembangan teknologi monitor selanjutnya adalah Monitor LED. Teknologi monitor LED memiliki banyak keunggulan yang dihasilkan dibandingkan dengan teknologi montor LCD diantaranya adalah kemampuan menghasilkan detail gambar yang lebih halus dan lebih sempurna    dibandingkan LCD monitor. Kedalaman warna yang lebih tinggi dibandingkan    LCD monitor sampai hampir mendekati warna aslinya. Kontras rasio yang cukup tinggi perbandingannya dibandingkan dengan LCD monitor. Selanjutnya adalah Teknologi monitor plasma yang menggunakan teknologi gas neon/xenon yang diapit dua lapisan pelat kaca. Kejutan listrik dimasukkan ke lapisan gas, yang langsung memberi reaksi berupa penciptaan elemen gambar.

Kemudian yang sampai perkembanganya adalah monitor touch screen atau touch panels. Monitor touch screen sebenarnya sudah berkembang sudah tahun 1980an yang telah dipatenkan oleh oleh pihak – pihak tertentu namun hak paten tersebut telah berakhir dan sekarang teknologi monitor touschscreen sudah menjadi teknologi yang umum dan dapat bebas dikembangkan oleh pihak manapun. Sekarang teknologi monitor touchscreen sudah merambah ke semua perangkat yang dibutuhkan, misalnya seperti handphone, PDA, tablet PC dan sebagainya.

C. Perkembangan Monitor Dari Tahun ke Tahun

Perkembangan    monitor komputer yang saat ini digunakan sebenarnya terbagi menjadi   dua fase. Pada fase pertama tepatnya tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan dari Jerman, yang bernama Heinrich Geissler. Beliau merupakan bapak dari monitor tabung. Setelah 33 tahun, ahli kimia asal Austria, Friedrich Reinitzer, meletakkan dasar pengembangan teknologi LCD dengan menemukan Kristal cairan. Teknologi tabung awalnya memang dikembangkan untuk merealisasikan monitor. Namun, Kristal cairan masih menjadi fenomena kimiawi selama 80 tahun berikutnya. Sejak saat itu, tampilan atau frame rate pun belum terpikirkan. Itulah fase kedua dari tahap pengembangan monitor komputer.

1. Tahun 1855 – Tabung Geissler

Heinrich Geissler berhasil membuat sebuah vakum dalam tabung yang dilengkapi dengan sebuah pompa merkuri.

2. Tahun 1859 –Sinar Katoda

Ditemukan Julius    Plucker, seorang ahli matematika dan fisika dari Jerman, berhasil    menemukan dan menggambarkan sinar katoda untuk pertama kalinya.

3. Tahun 1888 – Penemuan Liquid Crystal

Friedrich    Reinitzer, ahli kimia dari Austria, menemukan fenomena kristal  cairan.   Ia membuat eksperimen dengan sebuah bahan yang memiliki dua  titik  cair.

4. Tahun 1897 – Tabung BRAUN

Karl Ferdinand Braun mengembangkan tabung sinar katoda dengan memperkenalkan aplikasi pertama dengan menggunakan osiloskop.

5. Tahun 1930 – Siaran Full Electronic

Manfred    von Ardenne, ilmuwan universal knowledge berhasil membuat siaran    televisi full electronic pertama. Pada tahun 1931, ia memperkenalkan    penemuannya di ajang International Radio Show di Berlin.

6. Tahun 1963 – Penemuan Liquid Crystal Cyan Biphenyl

George    Gray, ahli kimia dari Universitas Hull Inggris, menemukan kristal    cairan Cyan-Biphenyl. Kristal ini menjadi dasar untuk pengembangan bahan kristal cairan stabil yang digunakan pada LCD sampai saat ini.

7. Tahun 1969 – TN-LCD

Pertama James Fergason mengembangkan teknologi TN (Twisted Nematic) yang mengontrol light transfer dari kristal cairan. Pada generasi awal, komputer terhubung dengan televisi sebagai layar untuk menampilkan hasil pengolahan data. Namun kendala yang terjadi adalah resolusi TV hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horizontal pada layar. Monitor khusus untuk komputer awalnya berupa monitor monokrom yang dikeluarkan dari pihak IBM PC sekitar tahun 1970-an. Monitor tersebut beresolusi 80 x 25 dengan kemampuan warna “green monochrome” yang menampilkan hasil lebih terang, jelas, dan lebih stabil. Awal tahun 1980-an muncul jenis monitor CGA dengan range resolusi dari 160 x 200 sampai 640 x 200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16 warna. CGA (Color Graphics Adapter) adalah kartu grafis warna pertama dan standar display berwarna  pertama   untuk PC IBM. Pada dekade yang sama, IBM memperkenalkan Monochrom Display Adapter (MDA) yang hanya bisa menampilkan teks sebanyak 80 kolom dan 25 baris. Secara teori MDA ini memiliki resolusi 720 x 350. Angka ini muncul dari hasil perhitungan lebar karakter (9 piksel) dengan jumlah kolom (80 kolom) dan  tinggi karakter (14 piksel) dengan jumlah baris (25 baris).

8. Kemudian pada tahun 1984

IBM memperkenalkan Enhanched Graphics Adapter (EGA) yang memiliki spesifikasi lebih tinggi dibandingkan dengan CGA. EGA memiliki kemampuan untuk menampikan 16 warna dengan resolusi 640 x 350 yang memungkinkan penggunaan tingkat tinggi seperti menampilkan mode grafis. Jenis monitor ini menggunakan digital video – sinyal TTL (Transistor Transistor Logic) dengan nomor diskrit yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standar grafis yang dimiliki. Meski sudah usang, monitor ini cukup stabil sehingga masih ada beberapa komputer yang menggunakannya sampai berikutnya muncul generasi komputer Windows.

9. Pada tahun 1987

IBM memperkenalkan tampilan standar Video Graphics Adapter (VGA). VGA merupakan standard analog video dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) yang digunakan untuk menampilkan objek full color dengan intensitas yang tinggi. Meskipun standar VGA sudah tidak digunakan lagi karena sudah digantikan oleh standar yang baru, VGA masih    diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik    pembuat kartu grafis komputer. Hal ini dibuktikan dengan melihat generasi-generasi sesudah VGA seperti PGA, XGA, atau SVGA menggunakan teknologi yang sama dengan VGA yaitu standard analog video. Tampilan Windows sampai sekarang juga masih menggunakan modus VGA karena didukung  oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.

10. Pada tahun 1990

IBM memperkenalkan standar grafis Extended Graaphics Array  (XGA),    pengembangan dari 8514/A. Generasi berikutnya yaitu XGS-2, memberikan    resolusi 800 x 600 piksel yang menghasilkan 16 juta warna dan resolusi 1024 x 768 yang menghasilkan 65,536 warna. Kedua jenis resolusi ini merupakan standar grafis yang paling dikenal di  masyarakat. Namun generasi monitor terbaru pada saat ini adalah teknologi Liquid Crystal Display (LCD) yang menggunakan sejenis kristal cair yang dapat berpendar. Teknologi   ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.

11. Tahun 2000

Layar Datar untuk Home User Monitor dengan layar datar tipis ini semakin terjangkau harganya bagi home user.

12. Tahun 2005

Layar 3D Pertama Toshiba memperkenalkan layar 3D pertama yang menawarkan efek 3D tanpa menggunakan alat bantu lainnya. Namun, mata harus pada posisi tertentu.

D. Jenis – Jenis Monitor

Ada beberapa jenis monitor yang sudah berkembang dari dulu sampai sekarang, antara lain:

1. Cathode Ray Tube

Teknologi Tabung Brown (CRT Display) ditemukan pada tahun 1897, akan tetapi teknologi ini baru diadopsi sebagai penerima siaran televisi pada tahun 1926. Sejarah penemuan teknologi CRT sudah lebih dari 100 tahun dan memiliki kualitas gambar yang sangat bagus. Akan tetapi teknologi ini mempunyai satu kelemahan yaitu semakin besar display yang akan dibuat maka semakin besar pula tabung yang digunakan.

Pada monitor CRT, layar penampil yang digunakan berupa tabung sinar katoda. Teknologi ini memunculkan tampilan pada monitor dengan cara memancarkan sinar elektron ke suatu titik di layar. Sinar tersebut akan diperkuat untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelap. Teknologi CRT merupakan teknologi termurah dibanding dengan kedua teknologi yang lain. Meski demikian resolusi yang dihasilkan sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Hanya saja energi listrik yang dibutuhkan cukup besar dan memiliki radiasi elektromagnetik yang cukup kuat.

Kelebihan Monitor CRT

–          Harga relative murah daripada yang lain

–          Warna lebih akurat dan tajam

–          Resolusi monitor fleksibel

–          Perawatan mudah

–          Bebas dead pixel, ghosting dan viewing angle

Kekurangan Monitor CRT

–          Konsumsi listrik yang lebih besar

–          Sinar radiasi yang berakibat kurang baik untuk manusia, baik otak, mata dan sel rambut

–          Bergantung pada refreshrate

–          Rentan distorsi, glare dan flicker

–          Dimensi yang besar dan berat sehingga memakan banyak ruang

index

Gambar Monitor CRT

2.      Liquid Crystal Display (LCD) atau Flat Display Panel (FDP)

Monitor LCD tidak lagi menggunakan tabung elektron tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan dengan CRT. Karena bentuknya yang pipih, maka monitor jenis flat tersebut menggunakan energi yang kecil dan banyak digunakan pada komputer-komputer portabel. Kelebihan yang lain dari monitor LCD adalah adanya brightness ratio yang telah menyentuh angka 350 : 1. Brigtness ratio merupakan perbandingan antara tampilan yang paling gelap dengan tampilan yang paling terang.

Liquid Crystal Display menggunakan kristal liquid yang dapat berpendar. Kristal cair merupakan molekul organik kental yang mengalir seperti cairan, tetapi memiliki struktur spasial seperti kristal. (ditemukan pakar Botani Austria – Rjeinitzer) tahun 1888. Dengan menyorotkan sinar melalui kristal cair, intensitas sinar yang keluar dapat dikendalikan secara elektrik sehingga dapat membentuk panel-panel datar.

Lapisan-lapisan dalam sebuah LCD:

– Polaroid belakang

– Elektroda belakang

– Plat kaca belakang

– Kristal Cair

– Plat kaca depan

– Elektroda depan

– Polaroid depan

Elektroda dalam lapisan tersebut berfungsi untuk menciptakan medan listrik pada kristal cair, sedangkan polaroid digunakan untuk menciptakan suatu polarisasi. Dari sisi harga, monitor LCD memang jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan monitor CRT. Dan beberapa kelemahan yang masih dimilikinya seperti kurang mampu digunakan untuk bekerja dalam berbagai resolusi, seperti misalnya monitor dengan resolusi 1024 X 768 akan terkesan agak buram jika dipekerjakan pada resolusi 640 X 420. Tatapi akhir-akhir ini kelemahan tersebut sudah mulai di atasi dengan teknik anti aliasing.

Kelebihan Monitor LCD

–          Kualitas gambar lebih jernih dan tajam dari monitor CRT

–          Sinar yang dipancarkan oleh LCD tidak melelahkan mata

–          Konsumsi listrik lebih hemat

–          Pengaturan display user friendly atau mudah

–          Dimensi yang tipis dan ringan sehingga menghemat ruang

Kekurangan Monitor LCD

–          Layar LCD cenderung lebih sensitive

–          Viewing ange terbatas, color depth terbatas dan gradasi warna kuning

–          Tampilan gambar baik hanya di resolusi nativenya

–          Response time dan ghosting

–          Harga lebih mahal, peru perawatan ekstra hati-hati dan dead pixel

lcd

Gambar Monitor LCD

3.      Monitor LED (Light Emitting Diode)

Monitor LED memiliki bentuk seperti Monitor LCD namun monitor LED lebih ramping. Monitor LED memunculkan sebuah tampilan pada layar menggunakan emisi cahaya. Monitor LED menggunakan teknologi LED backlight. LED lebih efisien mengeluarkan cahaya. Kelebihan monitor LED dari segi konsumsi daya listrik monitor LED lebih hemat daripada monitor LCD.  Namun kelemahan monitor LED yaitu harga lebih mahal daripada monitor LCD.

Kelebihan Monitor LED

–          Kontras ganbar yang sangat tajam hingga jutaan pixel

–          Konsumsi listrik yang lebih hemat dibandingkan dengan LCD

–          Usi pemakaian LED lebih panjang

–          Ukuran yang lebih slim lebih ringan daripada LCD

–          Pencahayaan lebih baik dbandingkan LCD

Kekurangan Monitor LED

–          Harga lebih mahal dibandingkan monitor LCD

–          Layar LED yang lebih tipis cenderung lebihh sensitif

led

Gambar Monitor LED

4.      Plasma Gas atau Organic Light Emitting Diode (OLED)

Monitor jenis ini menggabungkan teknologi CRT dengan LCD. Dengan teknologi yang dihasilkan, mampu membuat layar dengan ketipisan menyerupai LCD dan sudut pandang yang dapat selebar CRT.

Plasma gas juga menggunakan fosfor seperti halnya pada teknologi CRT, tetapi layar pada plasma gas dapat perpendar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal itu akan membuat energi yang diserap tidak sebesar monitor CRT. Kontras warna yang dihasilkan pun lebih baik dari LCD. Teknologi plasma gas ini sering bisa kita jumpai pada saat pertunjukan-pertunjukan musik atau pertandingan-pertandingan olahraga yang spektakuler. Di sana terdapat layar monitor raksasa yang dipasang pada sudut-sudut arena tertentu. Itulah monitor yang menggunakan teknologi plasma gas.

Setelah kita melihat begitu pesatnya perkembangan LCD, sekarang kita dapat saksikan perkembangan FDP terbaru yang boleh kita katakan sebagai Flat Panel Display Masa Depan. Kenapa FDP terbaru ini kita namakan FDP Masa Depan ? Karena 5-10 tahun yang akan datang mungkin Teknologi LCD akan digantikan posisinya oleh FDP Masa Depan ini. FDP Masa Depan ini berbasis active matrix berteknologi Organic Light Emitting Diode (OLED).

Kelebihan Monitor Plasma

–          Display plasma hamper menyerupai kemamuan monitor CRT, dengan contrast ratio tinggi (10.000 : 1)

–          Reproduksi warna sangat baik dan level black rendah

–          Hamper tidak ada reponse time dan sudut pandang (viewing angle) sangat baik

–          Bentuk ramping

Kelemahan Monitor Plasma

–          Harga relative mahal

–          Memiliki ukuran pixel pitch yang besar

–          Memiliki bobot yang sangat besar

–          Konsumsi daya dan operasional suhu yang tinggi

–          Cell plasma untuk perwakilan tiap pixel gambar hanya memiliki fungsi on/off sehingga reproduksi warna jauh lebih terbatasi dibandingkan tipe CRT ataupun LCD

plasma

Gambar Monitor Plasma

 

Sumber:

http://www.gatlingkom.com/2015/12/sejarah-dan-perkembangan-monitor-dari.html

http://www.gatlingkom.com/2015/12/pengertian-dan-jenis-jenis-monitor.html

http://teknologi-mu.blogspot.co.id/2012/09/sejarah-monitor-dan-perkembangannya.html

http://mahmudefendi6.blogspot.co.id/2014/12/pengertian-monitor-dan-fungsinya.html

Cara Membuat Logo Nike Pada CorelDraw Termudah

CorelDraw_logo_2Hai semua, sekarang saya akan memberikan sedikit materi Kuliah Komputer Grafis  tentang corel draw yang mudah-mudahan dapt bermantfaat bagi anda. Oke langsung saja, Cekidot….
Saya akan mengajarkan bagaimana caranya membuat logo NIKE dengan sangat mudah pada CorelDraw, silahkan pelajari di bawah ini..

 

Disini kita membuat Logo Nike dengan Shape Tool seperti gambar dibawah ini :

1

1. Buat garis/outline dengan Freehand Tool atau tekan F5:
2
2. Pilih Pick Tool, gandakan object garis dengan tekan tombol + di numpad, sehingga garis menjadi     2 object saling tumpang tindih dan select kedua object tersebut :

3

3. Combine kedua object tersebut menjadi satu objec :

4

4. Klik Shape Tool, select node kiri dan kanan dengan Join Two Nodes :

5

5. Tekan Convert Line To Curva untuk merubah line menjadi kurva :
7

6. Arahkan cursor pada garis dan geser kebawah sampai menjadi garis lengkung;
8

7. Begitu juga garis ke dua;

9

8. Tambahkan node dengan klik Add Node(s) dengan maksud untuk mempermudah dalam pengeditan :

10

9. Atur sedemikian rupa sampai menghasilkan object sesuai dengan yang kita harapkan;

11

10. Beri warna merah dan hilangkan outline (garis tepi) dengan klik kanan tanda silang (X);

12

11. Ketik font yang mirip dengan yang kita inginkan, kalau ketinggiannya kurang, tarik keatas dengan syarat Pick Tool aktif pada Toolbox;

13

12. klik ganda pada object sehingga tanda aktif berbentuk panah pada pojok-pojok object, kemudian geser yang tengah atas dan ke samping;

14

13. Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;

15

14. Geser tulisan “NIKE” mepet diatas objek kurva yang telah kita buat diatas dan tekanShift+PageDown untuk memindah posisi di bawah objek kurva, selanjutnya klik Text Tool pada Toolbox arahkan dan klik cursor pada area kerja (dekat text NIKE), Aktifkan Insert Character pilih symbol Register dan klik tombol Insert :

16

15. Selanjutnya klik Eyedropper Tool pada Toolbox :

17

16. Klik Paintbucket pada symbol register maka warna akan sama dengan text NIKE;

18

17. Selesai ……….

19

Nah selesai, itulah sedikit tutorial yang dapat saya berikan, silahkan dicoba, semoga bermanfaat….

Cara Membuat Dan Mendesain Template Word

Placeholder ImageYondrius – Tidak terbantahkan lagi, Konten visual digital sekarang ini menguasai peradaban dunia, banyaknya gambar-gambar yang diciptakan oleh designer membuat dunia ini menjadi lebih berwarna. Sebagai bentuk dukungan perkembangan dunia maka website ini hadir untuk memediasi kawan-kawan agar lebih mudah untuk mendapatkan konten bergambar yang berkualitas tinggi dan lebih spesifik. Sperti ” Cara membuat dan mendesain template word ”

Anda akan lebih mudah mendapatkan Informasi ketika mengunjungi website ini, Silahkan anda mencari gambar yang anda suka, Karena website ini tidak akan membuat anda kesulitan dalam menemukan gambar, karena kenyamanan pengunjung adalah sebuah kewajiban kami.

Cara membuat dan mendesain template word

Dalam program perkantoran, Anda bisa bekerja dengan praktis dan cepat. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan template. Anda dapat membuat dokumen berulang-ulang berdasar tata letakdan isi yang telah disiapkan sebelumnya. Selain menggunakan beberapa template siap pakai yang sudah disediakan Ms Word, Anda juga bisa membuat template sendiri sesuai dengan kebutuhan.

Form merupakan template formulir yang berupa file. Dengan form, Anda apat dengan mudah membagi file untuk diisi langsung dan dikirim lagi oleh penerima dokumen tanpa harus mencetaknya.Cara Membuat Template di Ms Word

Membuat template sebenarnya cukup mudah. Anda hanya perlu membuat file master kemudian menyimpan file tersebut sebagai template. Berikut ini langkah cara membuat Template di Ms Word yang nantinya akan digunakan sebagai master untuk pembuatan formulir digital.

  1. Buat dokumen baru dengan Ms Word 2007 dengan cara klik New > Blank Dokumen
  2. Mulai susun komponen dan isi dokumen yang akan dibuat
  3. Jangan lupa gunakan header atau footer misalnya berupa identitas perusahaan atau hal lain yang ingin Anda tulis
  4. Untuk mempercantik penampilan template tersebut, Anda dapat menggunakan variasi format ukuran dan warna. Selain dapat membuat tampilan menjadi lebih menarik, hal ini juga dapat membedakan item-item informasi pada dokumen
  5. Tambah tes atau komponen lain seperti gambar logo perusahaan sesuai dengan kebutuhan dokumen
  6. Simpan file master dokumen template. Klik Save As > Word Template.
  7. Ekstensi file template dokumen bukan doc tetapi .dotx untuk Ms Word 2007 dan .dot untuk Ms Word 2003. Jika Anda ingin supaya template Anda bisa dibuka ke Ms Word versi lama, sebaiknya Anda menggunakan ekstensi .dot.

Sekarang Anda sudah berhasil membuat template sendiri. Lalu bagaimana cara menggunakan template tersebut? Ada beberapa cara untuk membuka file template untuk dokumen baru.

Cara Pertama – Dari Tab Ms Word 2007 yang telah terbukaKlik New > New from existing. Browse dan bukalah file template yang sudah Anda buat tadi. Hasilnya dokumen baru dengan template yang sudah Anda buat akan diperlihatkan dan sudah siap digunakan.

Cara Kedua – Dari Windows Explorer

Buka Windows Explorer, browse dan klik kanan > New pada file template yang sudah dibuat tadi. Maka jendela program Ms Word akan muncul dengan sebuah dokumen baru yang siap digunakan.
Semoga membantu baca juga cara mengelola file folder di komputer windows.

 

"Cerdas, jujur, dapat dipercaya dan amanah adalah bekal terkuat menuju kesuksesan"

%d blogger menyukai ini: